mataku silau saat pertama menatapmu, Matahariku
terpana, membuta
hangat menelisap di relung-relung yang gelap
mencair ia yang lama beku
tergugah dia yang lama bisu
indahnya binarmu meronakan pipiku
belum jua sadar dari kagumku
seketika engkau berpaling
tiba-tiba kau beranjak, menjauh
terengah napasku, terkesiap jantungku
meronta pun tak jua mampu
dayaku tak sanggup tahan lajumu, Matahariku
maka di sinilah aku..
memeluk sisa-sisa kehangatanmu
mendekap binarmu yang meredup di pelupukku
No comments:
Post a Comment