Thursday, June 6, 2013

Engkau Matahariku

mataku silau saat pertama menatapmu, Matahariku
terpana, membuta
hangat menelisap di relung-relung yang gelap
mencair ia yang lama beku
tergugah dia yang lama bisu
indahnya binarmu meronakan pipiku

belum jua sadar dari kagumku
seketika engkau berpaling
tiba-tiba kau beranjak, menjauh
terengah napasku, terkesiap jantungku
meronta pun tak jua mampu 
dayaku tak sanggup tahan lajumu, Matahariku

maka di sinilah aku..
memeluk sisa-sisa kehangatanmu
mendekap binarmu yang meredup di pelupukku

No comments:

Post a Comment