bulir hujan mengalir cair
gemericik kaki menjejak basah
bak peluh yang terlalu deras mengucur
sekujur kujur tak selamat resah
awan mendung tak juga bosan mengeluh
seperti langit, gubug ini juga resah
ranting kering mengelitik keri
dahan kokoh menohok dalam
hancurkan hancurkan
pokok pokok ini tak jua muda
mengering mengelupas di sana sini
reyot kesana kemari
guyur guyurkan
rumbia ini patah patah
melambai-lambai kian kemari
langit tumpahkanlah
petir mengaumlah
gubug ini inginkan mati
24 Februari 2009
No comments:
Post a Comment