Hei…inikah Juni
Aku pangling sekali
Pagi-pagi memang silau sang matahari
Tapi kenapa hujan masih juga mengguyur bumi
Aku ragu ini bulan Juni
Mahatari seperti setengah hati
Biasanya bunga berseri seri
Tapi mendung segera lenyapkan hari
Gelap yang mendekap langit redupkan jiwa
Keceriaan tercerabut bahkan sebelum ia mengendap
Meski ku tak membenci hujan...
Rintik ataupun badai di bulan Juni seperti membuatku mati
No comments:
Post a Comment