lalu..
Engkau adalah semi, saat kau tumbuhkan benih dengan serbuk sari cinta abadi
Putih-putik mahkota malu-malu merangkum indahmu
Lahirkan tunggak, tumbuh bersama matahari
Engkau adalah kemarau, saat angin hangatmu ranggaskan ranting- ranting kering,
gugurkan daun-daun layu, dan pastikan hanya pokok yang kuat bertahan
Engkau adalah penghujan, mendung langitmu teduhkan gundah, dingin rintikmu
No comments:
Post a Comment