"rasa sesal di dasar hati, diam tak mau pergi...
haruskah aku lari dari kenyataan ini ...
pernah ku mencoba, tuk sembunyi...
namun senyummu tetap mengikuti..."
Lagu pagi ini bikin bertanya-tanya, rasa sesal itu apa...dari mana dia datang? Mungkinkah ia muncul dari ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan...benarkah? Harapan itu apa, kenyataan itu seperti apa? Jika kebaikan dan keburukan adalah penyeimbang dari satu dan lainnya, apakah harapan dan kenyataan juga merupakan penyeimbang dari satu dan lainnya.
Tak mungkin manusia berharap sesuatu yang buruk untuk dirinya. Hope for the best...right? Dan, kenyataan hampir pasti tidak selalu sesuai dengan harapan. Mungkin, karena sifat manusia yang selalu merasa kurang, atau memang tidak ada yang sempurna di dunia ini. Lalu, saat takaran kenyataan 'dirasakan' tidak setimbang dengan yang diharapkan, muncullah penyesalan. Begitukah?
Entahlah... Bung Iwan Fals tidak "bicara" lebih banyak lewat syair lagunya, atau memang ia sudah berbicara terlalu banyak dari lagu penyesalan itu...
NB:
foto hasil googling

*Mencoba menghubungkan judul dengan isi tulisan* #NoHope
ReplyDeletedon't be! there's no hope in it...judul mewakili suasana hati yg tiba2 terpikir tentang isi tulisan sesaat dengerin lagu itu..jauh bangeet yaa...hahahahha
ReplyDelete